Latest News :
  • Quran Project adalah Project Dakwah atau Project Non Komersial, tujuan utama kami mempermudah ummat islam
  • dalam mempelajari Al Quran dan sunnah secara khusus dan mempelajari islam secara umum, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ummat
  • Ayat-ayat Perintah yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Ayat-ayat Larangan yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Telah kami release QPi ver 1.5 dengan berbagai macam update dan kemudahan
  • Kunjungi facebook page kami di Quran Project page untuk mendapatkan update harian dan jangan lupa like yah :)
  • Ingin tahu project apa saja yang sedang kami kerjakan silahkan lihat presentasi kami Klik disini
  • Untuk optimalisasi pencarian silahkan baca file pdf "cara penggunaan search engine" Klik disini
  • Untuk mensupport Quran Project, kami menerima donasi berupa infaq dan shodaqoh dari anda, klik disini untuk informasi donasi
Bismillahirrahmanirrahim.. qpi sedang develop untuk versi 2.0, mohon doanya untuk diberikan kemudahan..Aamiin.

Nama Surat : An-Naml

Arti Surat : Semut

Turun Surat : Mekkah

Surat An Naml diturunkan sesudah surat Asy Syu'araa'. Dinamai dengan An Naml, karena pada ayat 18 dan 19 terdapat perkataan An Naml (semut), di mana raja semut mengatakan kepada anak buahnya agar masuk sarangnya masing-masing, supaya jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman a.s. dan tentaranya yang akan lalu di tempat itu. Mendengar perintah raja semut kepada anak buahnya itu, Nabi Sulaiman tersenyum dan ta'jub atas keteraturan kerajaan semut itu dan beliau mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maba Kuasa yang telah melimpahkan nikmat kepadanya, berupa kerajaan, kekayaan, memahami ucapan-ucapan binatang, mempunyai tentara yang terdiri atas jin, manusia, burung dan sebagainya. Nabi Sulaiman a.s. yang telah diberi Allah nikmat yang besar itu tidak merasa takabur dan sombong dan sebagai seorang hamba Allah mohon agar Allah memasukkannya ke dalam golongan orang-orang yang saleh. Allah s.w.t. menyebut binatang semut dalam surat ini agar manusia mengambil pelajaran dari kehidupan semut itu. Semut adalah binatang yang hidup berkelompok di dalam tanah, membuat liang dan ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah dan gudang tempat menyimpan makanan musim dingin. Kerapian dan kedisiplinan yang terdapat dalam kerajaan semut ini, dinyatakan Allah dalam ayat ini dengan bagaimana rakyat semut mencari perlindungan segera agar jangan terpijak oleh Nabi Sulaiman a.s dan tentaranya, setelah menerima peringatan dari rajanya. Secara tidak langsung Allah mengingatkan juga kepada manusia agar dalam berusaha untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari, mementingkan pula kemaslahatan bersama dan sebagainya, rakyat semut mempunyai organisasi dan kerja sama yang baik pula. Dengan mengisahkan kisah Nabi Sulaiman a.s. dalam surat ini Allah mengisyaratkan hari depan dan kebesaran Nabi Muhammad s.a.w. Nabi Sulaiman a.s. sebagai seorang nabi, rasul dan raja yang dianugerahi kekayaan yang melimpah ruah, begitu pula Nabi Muhammad s.a.w. sebagai seorang nabi, rasul dan seoramg kepala negara yang ummi' dan miskin akan berhasil membawa dan memimpin umatnya ke jalan Allah.

Pokok-pokok isinya:

1. Keimanan:

Al Quran adalah rahmat dan petunjuk bagi orang-orang mukmin, ke Esaan dan kekuasaan Allah s.w.t. dan keadaan-Nya tidak memerlukan sekutu-sekutu dalam mengatur alam ini, hanya Allah- lah Yang tahu tentang yang ghaib, adanya hari berrbangkit bukanlah suatu dongengan. 

2. Kisah-kisah:

Kisah Nabi Sulaiman a.s dengan semut, dengan burung hud-hud dan dengan ratu Balqis, kisah Nabi Shaleh a.s dengan kaumnya, kisah Nabi Luth a.s. dengan kaumnya.

3. Dan lain-lain:

Ciri-ciri orang mukmin, Al Quran menjelaskan apa yang diperselisihkan Bani Israil, hanya orang-orang mukminlah yang menerima petunjuk kejadian-kejadian sebelum datangnya kiamat dan keadaan orang-orang yang beriman dan tidak beriman waktu itu, Allah menyuruh Nabi Muhammad s.a.w. dan umatnya memuji dan menyembah Allah saja dan membaca Al Quran, Allah akan memperlihatkan kepada kaum musyrikin akan kebenaran ayat-ayat-Nya.

 

Surat An Naml dimulai dengan menerangkan sifat-sifat Al Quran, menerangkan kisah beberapa orang rasul dengan umat-umatnya yang mau mengikuti ajaran-ajaran yang dibawanya dan yang tidak mau mengikutinya. Kemudian surat ini diakhiri dengan perintah menyembah Allah dan membaca Al Quran dan bahwa Allah memperlihatkan kepada kaum musyrikin kebenaran ayat-ayat-Nya.