Latest News :
  • Quran Project adalah Project Dakwah atau Project Non Komersial, tujuan utama kami mempermudah ummat islam
  • dalam mempelajari Al Quran dan sunnah secara khusus dan mempelajari islam secara umum, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ummat
  • Ayat-ayat Perintah yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Ayat-ayat Larangan yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Telah kami release QPi ver 1.5 dengan berbagai macam update dan kemudahan
  • Kunjungi facebook page kami di Quran Project page untuk mendapatkan update harian dan jangan lupa like yah :)
  • Ingin tahu project apa saja yang sedang kami kerjakan silahkan lihat presentasi kami Klik disini
  • Untuk optimalisasi pencarian silahkan baca file pdf "cara penggunaan search engine" Klik disini
  • Untuk mensupport Quran Project, kami menerima donasi berupa infaq dan shodaqoh dari anda, klik disini untuk informasi donasi
Bismillahirrahmanirrahim.. qpi sedang develop untuk versi 2.0, mohon doanya untuk diberikan kemudahan..Aamiin.

Nama Surat : Al-Qasas

Arti Surat : Cerita

Turun Surat : Mekkah

Dinamai dengan Al Qasas, karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata Al Qasas yang berarti cerita. Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musa a.s. bertemu dengan Nabi Syua'ib a.s. ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yakni pengalamannya dengan Fir'aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir'aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syua'ib a.s. menjawab bahwa Musa a.s. telah selamat dari pengejaran orang-orang zalim. Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad s.a.w. dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barangsiapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama. Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah. Surat Al Qasas ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musa a.s. sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga dengan surat Musa.

Pokok pokok isinya:

1. Keimanan:

Allah yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu, alam adalah fana hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah, Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

2. Kisah-kisah:

Kekejaman Fir'aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil, Musa a.s. dilemparkan ke sungai Nil, seorang Qibthi terbunuh oleh Musa a.s., Musa a.s. di Mad-yan, Musa a.s. menerima perintah Allah menyeru Fir'aun dibukit Thur, kisah Karun.

3. Dan lain-lain:

Al Quran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad s.a.w., akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad s.a.w. diberi pahala dua kali lipat, hikmat Al Quran diturunkan secara berangsur-angsur, hanya Allah-lah Yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman, Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri, Allah tidak akan mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya, keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat, penggantian siang dan malam adalah sebagai rahmat Allah bagi manusia, Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan seimbang dengan yang telah dilakukan, janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad s.a.w.

 

Surat Al Qasas diturunkan di waktu kaum muslimin dalam keadaan lemah, sedang orang musyrik Mekah sebagai penguasa di waktu itu mempunyai kekuatan dan kekuasaan yang besar. Dalam surat ini Allah mengemukakan sebagaimana Fir'aun sebagai seorang raja yang mempunyai kekuasaan yang tak terbatas, begitu pula Karun sebagai seorang yang berilmu dan mempunyai harta benda yang tak terhingga banyaknya. Akhirnya Fir'aun dan Karun hancur lebur beserta apa yang dipunyainya karena mengingkari agama Allah, sedangkan Musa a.s. yang semulanya tidak mempunyai apapun, mendapat kemenangan karena mengikuti agama Allah, ayat 59 menegaskan lagi bahwa Allah menghancurkan negeri-negri yang penduduknya zalim. Kemudian surat ini ditutup dengan menerangkan bahwa kaum muslimin sekalipun dalam keadaan lemah, nanti setelah hijrah ke Madinah akan kembali lagi ke Mekah sebagai pemenang, karena itu tetaplah menyembah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Dialah Yang Maha Kuasa dan menentukan segala sesuatu.