Latest News :
  • Quran Project adalah Project Dakwah atau Project Non Komersial, tujuan utama kami mempermudah ummat islam
  • dalam mempelajari Al Quran dan sunnah secara khusus dan mempelajari islam secara umum, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ummat
  • Ayat-ayat Perintah yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Ayat-ayat Larangan yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Telah kami release QPi ver 1.5 dengan berbagai macam update dan kemudahan
  • Kunjungi facebook page kami di Quran Project page untuk mendapatkan update harian dan jangan lupa like yah :)
  • Ingin tahu project apa saja yang sedang kami kerjakan silahkan lihat presentasi kami Klik disini
  • Untuk optimalisasi pencarian silahkan baca file pdf "cara penggunaan search engine" Klik disini
  • Untuk mensupport Quran Project, kami menerima donasi berupa infaq dan shodaqoh dari anda, klik disini untuk informasi donasi
Bismillahirrahmanirrahim.. qpi sedang develop untuk versi 2.0, mohon doanya untuk diberikan kemudahan..Aamiin.

Al Quran option

Tipe Al Quran
Tipe Tampilan
Reciter :
(Al-Ahzaab/Golongan yang Bersekutu/33)
turun di :Madinah , urut turun : 90 , Juz ke :21 , Manzil ke :5 , Ruku ke :361 , Quarter ke :167 , jumlah ayat :73 ayat
lihat ringkasan detail disini
يَٰٓأَيُّهَا
wahai
asal kata:
-
ٱلنَّبِىُّ
Nabi
asal kata:
-
ٱتَّقِ
bertakwalah
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
تُطِعِ
kamu mentaati
asal kata:
-
ٱلْكَٰفِرِينَ
orang-orang kafir
asal kata:
-
وَٱلْمُنَٰفِقِينَ
dan orang-orang munafik
asal kata:
-
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
كَانَ
adalah
asal kata:
-
عَلِيمًا
Maha Mengetahui
asal kata:
-
حَكِيمًا
Maha Bijaksana
asal kata:
-
Yā 'Ayyuhā An-Nabīyu Attaqi Al-Laha Wa Lā Tuţi`i Al-Kāfirīna Wa Al-Munāfiqīna 'Inna Al-Laha Kāna `Alīmāan ۗ Ĥakīmāan
Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, (QS 33:1)
sumber: Tanzil Net
وَٱتَّبِعْ
dan ikutilah
asal kata:
-
مَا
apa yang
asal kata:
-
يُوحَىٰٓ
diwahyukan
asal kata:
-
إِلَيْكَ
kepadamu
asal kata:
-
مِن
dari
asal kata:
-
رَّبِّكَ
Tuhanmu
asal kata:
-
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
كَانَ
adalah
asal kata:
-
بِمَا
tentang apa
asal kata:
-
تَعْمَلُونَ
kamu kerjakan
asal kata:
-
خَبِيرًا
Maha Mengetahui
asal kata:
-
Wa Attabi` Mā Yūĥá 'Ilayka Min Rabbika ۚ 'Inna Al-Laha Kāna Bimā Ta`malūna Khabīan
dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS 33:2)
sumber: Tanzil Net
وَتَوَكَّلْ
dan bertawakallah
asal kata:
-
عَلَى
kepada
asal kata:
-
ٱللَّهِ
Allah
asal kata:
-
وَكَفَىٰ
dan cukuplah
asal kata:
-
بِٱللَّهِ
dengan Allah
asal kata:
-
وَكِيلًا
tempat mempercayakan diri/pemelihara
asal kata:
-
Wa Tawakkal `Alá Al-Lahi ۚ Wa Kafá Bil-Lahi Wa Kīlāan
dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara. (QS 33:3)
sumber: Tanzil Net
مَّا
tidak
asal kata:
-
جَعَلَ
menjadikan
asal kata:
-
ٱللَّهُ
Allah
asal kata:
-
لِرَجُلٍ
bagi seorang laki-laki
asal kata:
-
مِّن
dari
asal kata:
-
قَلْبَيْنِ
dua hati
asal kata:
-
فِى
dalam
asal kata:
-
جَوْفِهِۦ
lambungnya
asal kata:
-
وَمَا
dan tidak
asal kata:
-
جَعَلَ
Dia menjadikan
asal kata:
-
أَزْوَٰجَكُمُ
isteri-isterimu
asal kata:
-
ٱلَّٰٓـِٔى
yang
asal kata:
-
تُظَٰهِرُونَ
kamu nyatakan
asal kata:
-
مِنْهُنَّ
dari pada mereka
asal kata:
-
أُمَّهَٰتِكُمْ
ibu-ibu kamu
asal kata:
-
وَمَا
dan tidak
asal kata:
-
جَعَلَ
Dia menjadikan
asal kata:
-
أَدْعِيَآءَكُمْ
anak angkatmu
asal kata:
-
أَبْنَآءَكُمْ
anak-anakmu
asal kata:
-
ذَٰلِكُمْ
demikian itu
asal kata:
-
قَوْلُكُم
perkataanmu
asal kata:
-
بِأَفْوَٰهِكُمْ
dengan mulutmu
asal kata:
-
وَٱللَّهُ
dan Allah
asal kata:
-
يَقُولُ
mengatakan
asal kata:
-
ٱلْحَقَّ
benar
asal kata:
-
وَهُوَ
dan Dia
asal kata:
-
يَهْدِى
memberi petunjuk
asal kata:
-
ٱلسَّبِيلَ
jalan
asal kata:
-
Mā Ja`ala Al-Lahu Lirajulin Min Qalbayni Fī Jawfihi ۚ Wa Mā Ja`ala 'Azwājakumu Al-Lā'ī Tužāhirūna Minhunna 'Ummahātikum ۚ Wa Mā Ja`ala 'Ad`iyā'akum 'Abnā'akum ۚ Dhālikum Qawlukum Bi'afwāhikum Wa ۖ Allāhu Yaqūlu Al-Ĥaqqa Wa Huwa Yahdī As-Sabīla
Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar). (QS 33:4)
sumber: Tanzil Net
ٱدْعُوهُمْ
panggillah mereka
asal kata:
-
لِءَابَآئِهِمْ
dengan bapak-bapak mereka
asal kata:
-
هُوَ
hal itu
asal kata:
-
أَقْسَطُ
lebih adil
asal kata:
-
عِندَ
di sisi
asal kata:
-
ٱللَّهِ
Allah
asal kata:
-
فَإِن
maka jika
asal kata:
-
لَّمْ
tidak
asal kata:
-
تَعْلَمُوٓا۟
kamu mengetahui
asal kata:
-
ءَابَآءَهُمْ
bapak-bapak mereka
asal kata:
-
فَإِخْوَٰنُكُمْ
maka saudaramu
asal kata:
-
فِى
dalam
asal kata:
-
ٱلدِّينِ
agama
asal kata:
-
وَمَوَٰلِيكُمْ
dan maulana-maulanamu
asal kata:
-
وَلَيْسَ
dan tidak
asal kata:
-
عَلَيْكُمْ
atasmu
asal kata:
-
جُنَاحٌ
berdosa
asal kata:
-
فِيمَآ
dalam hal
asal kata:
-
أَخْطَأْتُم
kamu membuat kesalahan
asal kata:
-
بِهِۦ
dengannya
asal kata:
-
وَلَٰكِن
tetapi
asal kata:
-
مَّا
apa yang
asal kata:
-
تَعَمَّدَتْ
sengaja
asal kata:
-
قُلُوبُكُمْ
hati-hati kamu
asal kata:
-
وَكَانَ
dan adalah
asal kata:
-
ٱللَّهُ
Allah
asal kata:
-
غَفُورًا
Maha Pengampun
asal kata:
-
رَّحِيمًا
Maha Penyayang
asal kata:
-
Ad`ūhum Li'abā'ihim Huwa 'Aqsaţu `Inda Al-Lahi ۚ Fa'in Lam Ta`lamū 'Ābā'ahum Fa'ikhwānukum Ad-Dīni Wa Mawālīkum ۚ Wa Laysa `Alaykum Junāĥun Fīmā 'Akhţa'tum Bihi Wa Lakin Mā Ta`ammadat Qulūbukum ۚ Wa Kāna Al-Lahu Ghafūan Raĥīmāan
Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 33:5)
sumber: Tanzil Net
ٱلنَّبِىُّ
Nabi itu
asal kata:
-
أَوْلَىٰ
lebih utama
asal kata:
-
بِٱلْمُؤْمِنِينَ
dengan orang-orang mukmin
asal kata:
-
مِنْ
dari
asal kata:
-
أَنفُسِهِمْ
diri mereka sendiri
asal kata:
-
وَأَزْوَٰجُهُۥٓ
dan isteri-isterinya
asal kata:
-
أُمَّهَٰتُهُمْ
ibu-ibu mereka
asal kata:
-
وَأُو۟لُوا۟
dan yang mempunyai
asal kata:
-
ٱلْأَرْحَامِ
hubungan darah
asal kata:
-
بَعْضُهُمْ
sebagian mereka
asal kata:
-
أَوْلَىٰ
lebih utama
asal kata:
-
بِبَعْضٍ
dengan sebagian
asal kata:
-
فِى
dalam
asal kata:
-
كِتَٰبِ
kitab
asal kata:
-
ٱللَّهِ
Allah
asal kata:
-
مِنَ
dari
asal kata:
-
ٱلْمُؤْمِنِينَ
orang-orang mukmin
asal kata:
-
وَٱلْمُهَٰجِرِينَ
dan orang-orang muhajirin
asal kata:
-
إِلَّآ
kecuali
asal kata:
-
أَن
bahwa
asal kata:
-
تَفْعَلُوٓا۟
kamu berbuat
asal kata:
-
إِلَىٰٓ
kepada
asal kata:
-
أَوْلِيَآئِكُم
saudara-saudara kamu
asal kata:
-
مَّعْرُوفًا
kebaikan
asal kata:
-
كَانَ
adalah
asal kata:
-
ذَٰلِكَ
demikian itu
asal kata:
-
فِى
dalam
asal kata:
-
ٱلْكِتَٰبِ
kitab
asal kata:
-
مَسْطُورًا
yang tertulis
asal kata:
-
An-Nabīyu 'Awlá Bil-Mu'uminīna Min 'Anfusihim ۖ Wa 'Azwājuhu 'Ummahātuhum ۗ Wa 'Ū Al-'Arĥāmi Ba`đuhum 'Awlá Biba`đin Fī Kitābi Al-Lahi Mina Al-Mu'uminīna Wa Al-Muhājirīna 'Illā 'An Taf`alū 'Ilá 'Awliyā'ikum Ma`rūfāan ۚ Kāna Dhālika Fī Al-Kitābi Masţūan
Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah). (QS 33:6)
sumber: Tanzil Net
Information: Jika terdapat kesalahan penulisan atau makna mohon informasikan ke kami ke laman bugs kami, kami akan secepatnya memperbaikinya, Klik disini untuk menuju halaman bugs