Latest News :
  • Quran Project adalah Project Dakwah atau Project Non Komersial, tujuan utama kami mempermudah ummat islam
  • dalam mempelajari Al Quran dan sunnah secara khusus dan mempelajari islam secara umum, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ummat
  • Ayat-ayat Perintah yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Ayat-ayat Larangan yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Telah kami release QPi ver 1.5 dengan berbagai macam update dan kemudahan
  • Kunjungi facebook page kami di Quran Project page untuk mendapatkan update harian dan jangan lupa like yah :)
  • Ingin tahu project apa saja yang sedang kami kerjakan silahkan lihat presentasi kami Klik disini
  • Untuk optimalisasi pencarian silahkan baca file pdf "cara penggunaan search engine" Klik disini
  • Untuk mensupport Quran Project, kami menerima donasi berupa infaq dan shodaqoh dari anda, klik disini untuk informasi donasi
Bismillahirrahmanirrahim.. qpi sedang develop untuk versi 2.0, mohon doanya untuk diberikan kemudahan..Aamiin.

Al Quran option

Tipe Al Quran
Tipe Tampilan
Reciter :
يَسْتَفْتُونَكَ
mereka akan meminta fatwa kepadamu
asal kata:
-
قُلِ
katakanlah
asal kata:
-
ٱللَّهُ
Allah
asal kata:
-
يُفْتِيكُمْ
memberi fatwa kepadamu
asal kata:
-
فِى
dalam/tentang
asal kata:
-
ٱلْكَلَٰلَةِ
kalalah
asal kata:
-
إِنِ
jika
asal kata:
-
ٱمْرُؤٌا۟
seseorang
asal kata:
-
هَلَكَ
binasa/meninggal
asal kata:
-
لَيْسَ
tidak ada
asal kata:
-
لَهُۥ
baginya
asal kata:
-
وَلَدٌ
seorang anak
asal kata:
-
وَلَهُۥٓ
dan baginya
asal kata:
-
أُخْتٌ
saudara perempuan
asal kata:
-
فَلَهَا
maka baginya
asal kata:
-
نِصْفُ
seperdua
asal kata:
-
مَا
apa (harta)
asal kata:
-
تَرَكَ
tinggalkan
asal kata:
-
وَهُوَ
dan ia (saudara laki-laki)
asal kata:
-
يَرِثُهَآ
mewarisinya (harta saudara perempuan)
asal kata:
-
إِن
jika
asal kata:
-
لَّمْ
tidak
asal kata:
-
يَكُن
adalah
asal kata:
-
لَّهَا
baginya/mempunyai
asal kata:
-
وَلَدٌ
anak laki-laki
asal kata:
-
فَإِن
maka jika
asal kata:
-
كَانَتَا
adalah keduanya
asal kata:
-
ٱثْنَتَيْنِ
dua orang
asal kata:
-
فَلَهُمَا
maka bagi keduanya
asal kata:
-
ٱلثُّلُثَانِ
dua pertiga
asal kata:
-
مِمَّا
daripada apa/harta
asal kata:
-
تَرَكَ
ia tinggalkan
asal kata:
-
وَإِن
dan jika
asal kata:
-
كَانُوٓا۟
adalah mereka
asal kata:
-
إِخْوَةً
beberapa saudara
asal kata:
-
رِّجَالًا
laki-laki
asal kata:
-
وَنِسَآءً
dan perempuan
asal kata:
-
فَلِلذَّكَرِ
maka bagi laki-laki
asal kata:
-
مِثْلُ
seperti (sebanyak)
asal kata:
-
حَظِّ
bagian
asal kata:
-
ٱلْأُنثَيَيْنِ
dua saudara perempuan
asal kata:
-
يُبَيِّنُ
menerangkan
asal kata:
-
ٱللَّهُ
Allah
asal kata:
-
لَكُمْ
kepadamu
asal kata:
-
أَن
supaya tidak
asal kata:
-
تَضِلُّوا۟
kamu tersesat
asal kata:
-
وَٱللَّهُ
dan Allah
asal kata:
-
بِكُلِّ
dengan/terhadap segala
asal kata:
-
شَىْءٍ
sesuatu
asal kata:
-
عَلِيمٌۢ
Maha Mengetahui
asal kata:
-
Yastaftūnaka Quli Al-Lahu Yuftīkum Al-Kalālati ۚ 'Ini Amru'uun Halaka Laysa Lahu Waladun Wa Lahu 'Ukhtun Falahā Nişfu Mā Taraka ۚ Wa Huwa Yarithuhā 'In Lam Yakun Lahā Waladun ۚ Fa'in Kānatā Athnatayni Falahumā Ath-Thuluthāni Mimmā Taraka ۚ Wa 'In Kānū 'Ikhwatan Rijālāan Wa Nisā'an Falildhdhakari Mithlu Ĥažži Al-'Unthayayni ۗ Yubayyinu Al-Lahu Lakum 'An Tađillū Wa ۗ Allāhu Bikulli Shay'in `Alīmun
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS 4:176)
sumber: Tanzil Net
(Al-Maaida/Hidangan/5)
turun di :Madinah , urut turun : 112 , Juz ke :6 , Manzil ke :1 , Ruku ke :85 , Quarter ke :42 , jumlah ayat :120 ayat
lihat ringkasan detail disini
يَٰٓأَيُّهَا
wahai
asal kata:
-
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
asal kata:
-
ءَامَنُوٓا۟
beriman
asal kata:
-
أَوْفُوا۟
penuhilah olehmu
asal kata:
-
بِٱلْعُقُودِ
dengan/akan janji-janji
asal kata:
-
أُحِلَّتْ
dihalalkan
asal kata:
-
لَكُم
bagimu
asal kata:
-
بَهِيمَةُ
binatang
asal kata:
-
ٱلْأَنْعَٰمِ
ternak
asal kata:
-
إِلَّا
kecuali
asal kata:
-
مَا
apa
asal kata:
-
يُتْلَىٰ
dibacakan
asal kata:
-
عَلَيْكُمْ
atasmu/kepadamu
asal kata:
-
غَيْرَ
bukan/tidak
asal kata:
-
مُحِلِّى
menghalalkan
asal kata:
-
ٱلصَّيْدِ
berburu
asal kata:
-
وَأَنتُمْ
dan kamu
asal kata:
-
حُرُمٌ
ihram/mengerjakan haji
asal kata:
-
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
يَحْكُمُ
Dia menetapkan hukum
asal kata:
-
مَا
apa
asal kata:
-
يُرِيدُ
Dia kehendaki
asal kata:
-
Yā 'Ayyuhā Al-Ladhīna 'Āmanū 'Awfū Bil-`Uqūdi 'Uĥillat Lakum Bahīmatu Al-'An`āmi ۚ 'Illā Mā Yutlá `Alaykum Ghayra Muĥillī Aş-Şaydi Wa 'Antum Ĥurumun 'Inna Al-Laha Yaĥkumu Mā ۗ Yurīdu
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS 5:1)
sumber: Tanzil Net
---- Awal Ruku 86 / Awal manzil 2 / Awal Hibz Quarter 43 ----
يَٰٓأَيُّهَا
wahai
asal kata:
-
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
asal kata:
-
ءَامَنُوا۟
beriman
asal kata:
-
لَا
jangan
asal kata:
-
تُحِلُّوا۟
kamu melanggar
asal kata:
-
شَعَٰٓئِرَ
syiar-syiar
asal kata:
-
ٱللَّهِ
Allah
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
ٱلشَّهْرَ
bulan-bulan
asal kata:
-
ٱلْحَرَامَ
haram/suci
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
ٱلْهَدْىَ
binatang hadiah/korban
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
ٱلْقَلَٰٓئِدَ
binatang yang diberi kalung untuk korban
asal kata:
-
وَلَآ
dan jangan
asal kata:
-
ءَآمِّينَ
orang-orang yang mengunjungi
asal kata:
-
ٱلْبَيْتَ
Baitul
asal kata:
-
ٱلْحَرَامَ
Haram
asal kata:
-
يَبْتَغُونَ
mereka bermaksud mencari
asal kata:
-
فَضْلًا
karunia
asal kata:
-
مِّن
dari
asal kata:
-
رَّبِّهِمْ
Tuhan mereka
asal kata:
-
وَرِضْوَٰنًا
dan keridhaan
asal kata:
-
وَإِذَا
dan apabila
asal kata:
-
حَلَلْتُمْ
kamu telah menyelesaikan ibadah haji
asal kata:
-
فَٱصْطَادُوا۟
maka berburulah kamu
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
يَجْرِمَنَّكُمْ
ganjaran(dosa) yang kamu lakukan
asal kata:
-
شَنَـَٔانُ
kebencian
asal kata:
-
قَوْمٍ
suatu kaum
asal kata:
-
أَن
bahwa
asal kata:
-
صَدُّوكُمْ
mereka menghalang-halangi kamu
asal kata:
-
عَنِ
dari
asal kata:
-
ٱلْمَسْجِدِ
Masjidil
asal kata:
-
ٱلْحَرَامِ
Haram
asal kata:
-
أَن
bahwa
asal kata:
-
تَعْتَدُوا۟
kamu melampaui batas/aniaya
asal kata:
-
وَتَعَاوَنُوا۟
dan tolong menolonglah kamu
asal kata:
-
عَلَى
atas/dalam
asal kata:
-
ٱلْبِرِّ
kebaikan
asal kata:
-
وَٱلتَّقْوَىٰ
dan takwa
asal kata:
-
وَلَا
dan jangan
asal kata:
-
تَعَاوَنُوا۟
kamu tolong menolong
asal kata:
-
عَلَى
atas/dalam
asal kata:
-
ٱلْإِثْمِ
berbuat dosa
asal kata:
-
وَٱلْعُدْوَٰنِ
dan permusuhan
asal kata:
-
وَٱتَّقُوا۟
dan bertakwalah
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
شَدِيدُ
sangat keras
asal kata:
-
ٱلْعِقَابِ
siksa
asal kata:
-
Yā 'Ayyuhā Al-Ladhīna 'Āmanū Lā Tuĥillū Sha`ā'ira Al-Lahi Wa Lā Ash-Shahra Al-Ĥarāma Wa Lā Al-Hadya Wa Lā Al-Qalā'ida Wa Lā 'Āmmīna Al-Bayta Al-Ĥarāma Yabtaghūna Fađlāan Min Rabbihim Wa Riđwānāan ۚ Wa 'Idhā Ĥalaltumşţādū ۚ Wa Lā Yajrimannakum Shana'ānu Qawmin 'An Şaddūkum `Ani Al-Masjidi Al-Ĥarāmi 'An Ta`tadū ۘ Wa Ta`āwanū `Alá Al-Birri Wa At-Taqwá ۖ Wa Lā Ta`āwanū `Alá Al-'Ithmi Wa Al-`Udwāni ۚ Wa Attaqū Al-Laha ۖ 'Inna Al-Laha Shadīdu Al-`Iqābi
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (QS 5:2)
sumber: Tanzil Net
Information: Jika terdapat kesalahan penulisan atau makna mohon informasikan ke kami ke laman bugs kami, kami akan secepatnya memperbaikinya, Klik disini untuk menuju halaman bugs