Latest News :
  • Quran Project adalah Project Dakwah atau Project Non Komersial, tujuan utama kami mempermudah ummat islam
  • dalam mempelajari Al Quran dan sunnah secara khusus dan mempelajari islam secara umum, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk ummat
  • Ayat-ayat Perintah yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Ayat-ayat Larangan yang terdapat dalam Al Quran Klik disini
  • Telah kami release QPi ver 1.5 dengan berbagai macam update dan kemudahan
  • Kunjungi facebook page kami di Quran Project page untuk mendapatkan update harian dan jangan lupa like yah :)
  • Ingin tahu project apa saja yang sedang kami kerjakan silahkan lihat presentasi kami Klik disini
  • Untuk optimalisasi pencarian silahkan baca file pdf "cara penggunaan search engine" Klik disini
  • Untuk mensupport Quran Project, kami menerima donasi berupa infaq dan shodaqoh dari anda, klik disini untuk informasi donasi
Bismillahirrahmanirrahim.. qpi sedang develop untuk versi 2.0, mohon doanya untuk diberikan kemudahan..Aamiin.

Al Quran option

Tipe Al Quran
Tipe Tampilan
Reciter :
(At-Tin/Buah Tin/95)
turun di :Mekkah , urut turun : 28 , Juz ke :30 , Manzil ke :6 , Ruku ke :537 , Quarter ke :239 , jumlah ayat :8 ayat
lihat ringkasan detail disini
وَٱلتِّينِ
demi tin
asal kata:
-
وَٱلزَّيْتُونِ
dan zaitun
asal kata:
-
Wa At-Tīni Wa Az-Zaytūni
Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, (QS 95:1)
sumber: Tanzil Net
وَطُورِ
dan bukit
asal kata:
-
سِينِينَ
Sinai
asal kata:
-
Wa Ţūri Sīnīna
dan demi bukit Sinai, (QS 95:2)
sumber: Tanzil Net
وَهَٰذَا
dan ini
asal kata:
-
ٱلْبَلَدِ
negri
asal kata:
-
ٱلْأَمِينِ
aman
asal kata:
-
Wa Hadhā Al-Baladi Al-'Amīni
dan demi kota (Mekah) ini yang aman, (QS 95:3)
sumber: Tanzil Net
لَقَدْ
sesungguhnya
asal kata:
-
خَلَقْنَا
Kami telah menciptakan
asal kata:
-
ٱلْإِنسَٰنَ
manusia
asal kata:
-
فِىٓ
dalam
asal kata:
-
أَحْسَنِ
sebaik-baik
asal kata:
-
تَقْوِيمٍ
bentuk
asal kata:
-
Laqad Khalaq Al-'Insāna Fī 'Aĥsani Taqwīmin
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS 95:4)
sumber: Tanzil Net
ثُمَّ
kemudian
asal kata:
-
رَدَدْنَٰهُ
Kami kembalikan
asal kata:
-
أَسْفَلَ
lebih rendah/paling rendah
asal kata:
-
سَٰفِلِينَ
tempat yang rendah
asal kata:
-
Thumma Radadnāhu 'Asfala Sāfilīna
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), (QS 95:5)
sumber: Tanzil Net
إِلَّا
kecuali
asal kata:
-
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
asal kata:
-
ءَامَنُوا۟
beriman
asal kata:
-
وَعَمِلُوا۟
dan mereka berbuat/beramal
asal kata:
-
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
kebajikan/saleh
asal kata:
-
فَلَهُمْ
maka bagi mereka
asal kata:
-
أَجْرٌ
pahala
asal kata:
-
غَيْرُ
bukan/tidak
asal kata:
-
مَمْنُونٍ
terputus
asal kata:
-
'Illā Al-Ladhīna 'Āmanū Wa `Amilū Aş-Şāliĥāti Falahum 'Ajrun Ghayru Mamnūnin
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. (QS 95:6)
sumber: Tanzil Net
فَمَا
maka apakah
asal kata:
-
يُكَذِّبُكَ
mendustakanmu
asal kata:
-
بَعْدُ
sesudah
asal kata:
-
بِٱلدِّينِ
hari pembalasan/agama
asal kata:
-
Famā Yukadhdhibuka Ba`du Bid-Dīni
Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? (QS 95:7)
sumber: Tanzil Net
أَلَيْسَ
bukankah
asal kata:
-
ٱللَّهُ
Allah
asal kata:
-
بِأَحْكَمِ
lebih bijaksana/seadil-adilnya
asal kata:
-
ٱلْحَٰكِمِينَ
para hakim
asal kata:
-
'Alaysa Al-Lahu Bi'aĥkami Al-Ĥākimīna
Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya? (QS 95:8)
sumber: Tanzil Net
(Al-Alaq/Segumpal Darah/96)
turun di :Mekkah , urut turun : 1 , Juz ke :30 , Manzil ke :6 , Ruku ke :537 , Quarter ke :239 , jumlah ayat :19 ayat
lihat ringkasan detail disini
ٱقْرَأْ
bacalah
asal kata:
-
بِٱسْمِ
dengan nama
asal kata:
-
رَبِّكَ
Tuhanmu
asal kata:
-
ٱلَّذِى
yang
asal kata:
-
خَلَقَ
menciptakan
asal kata:
-
Aqra' Biāsmi Rabbika Al-Ladhī Khalaqa
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, (QS 96:1)
sumber: Tanzil Net
---- Awal Ruku 538 ----
خَلَقَ
menciptakan
asal kata:
-
ٱلْإِنسَٰنَ
manusia
asal kata:
-
مِنْ
dari
asal kata:
-
عَلَقٍ
segumpal darah
asal kata:
-
Khalaqa Al-'Insāna Min `Alaqin
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (QS 96:2)
sumber: Tanzil Net
ٱقْرَأْ
bacalah
asal kata:
-
وَرَبُّكَ
dan Tuhanmu
asal kata:
-
ٱلْأَكْرَمُ
amat mulia
asal kata:
-
Aqra' Wa Rabbuka Al-'Akramu
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, (QS 96:3)
sumber: Tanzil Net
ٱلَّذِى
yang
asal kata:
-
عَلَّمَ
Dia mengajar
asal kata:
-
بِٱلْقَلَمِ
dengan kalam
asal kata:
-
Al-Ladhī `Allama Bil-Qalami
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, (QS 96:4)
sumber: Tanzil Net
عَلَّمَ
Dia mengajarkan
asal kata:
-
ٱلْإِنسَٰنَ
manusia
asal kata:
-
مَا
apa
asal kata:
-
لَمْ
tidak
asal kata:
-
يَعْلَمْ
dia ketahui
asal kata:
-
`Allama Al-'Insāna Mā Lam Ya`lam
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS 96:5)
sumber: Tanzil Net
كَلَّآ
sekali-kali tidak
asal kata:
-
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
ٱلْإِنسَٰنَ
manusia
asal kata:
-
لَيَطْغَىٰٓ
benar-benar melampui batas
asal kata:
-
Kallā 'Inna Al-'Insāna Layaţghá
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, (QS 96:6)
sumber: Tanzil Net
أَن
bahwa
asal kata:
-
رَّءَاهُ
ia melihatnya
asal kata:
-
ٱسْتَغْنَىٰٓ
dia serba cukup
asal kata:
-
'An Ra'āhu Astaghná
karena dia melihat dirinya serba cukup. (QS 96:7)
sumber: Tanzil Net
إِنَّ
sesungguhnya
asal kata:
-
إِلَىٰ
kepada
asal kata:
-
رَبِّكَ
Tuhanmu
asal kata:
-
ٱلرُّجْعَىٰٓ
tempat kembali
asal kata:
-
'Inna 'Ilá Rabbika Ar-Ruj
Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu). (QS 96:8)
sumber: Tanzil Net
أَرَءَيْتَ
apakah kamu lihat/pendapatmu
asal kata:
-
ٱلَّذِى
yang/orang-orang
asal kata:
-
يَنْهَىٰ
ia melarang
asal kata:
-
'Ara'ayta Al-Ladhī Yanhá
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, (QS 96:9)
sumber: Tanzil Net
عَبْدًا
hamba
asal kata:
-
إِذَا
apabila
asal kata:
-
صَلَّىٰٓ
salat
asal kata:
-
`Abdāan 'Idhā Şallá
seorang hamba ketika mengerjakan shalat, (QS 96:10)
sumber: Tanzil Net
أَرَءَيْتَ
apakah kamu lihat/pendapatmu
asal kata:
-
إِن
jika
asal kata:
-
كَانَ
adalah
asal kata:
-
عَلَى
atas
asal kata:
-
ٱلْهُدَىٰٓ
petunjuk
asal kata:
-
'Ara'ayta 'In Kāna `Alá Al-Hudá
bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran, (QS 96:11)
sumber: Tanzil Net
أَوْ
atau
asal kata:
-
أَمَرَ
dia menyuruh
asal kata:
-
بِٱلتَّقْوَىٰٓ
dengan taqwa
asal kata:
-
'Aw 'Amara Bit-Taq
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)? (QS 96:12)
sumber: Tanzil Net
أَرَءَيْتَ
apakah kamu lihat/pendapatmu
asal kata:
-
إِن
jika
asal kata:
-
كَذَّبَ
mendustakan
asal kata:
-
وَتَوَلَّىٰٓ
dan dia berpaling
asal kata:
-
'Ara'ayta 'In Kadhdhaba Wa Tawallá
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? (QS 96:13)
sumber: Tanzil Net
أَلَمْ
apakah tidak/tidaklah
asal kata:
-
يَعْلَم
dia mengetahui
asal kata:
-
بِأَنَّ
bahwa sesungguhnya
asal kata:
-
ٱللَّهَ
Allah
asal kata:
-
يَرَىٰ
Dia melihat
asal kata:
-
'Alam Ya`lam Bi'anna Al-Laha Yará
Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? (QS 96:14)
sumber: Tanzil Net
كَلَّا
sekali-kali tidak
asal kata:
-
لَئِن
sungguh jika
asal kata:
-
لَّمْ
tidak
asal kata:
-
يَنتَهِ
dia berhenti
asal kata:
-
لَنَسْفَعًۢا
niscaya kami pegang/tarik
asal kata:
-
بِٱلنَّاصِيَةِ
dengan umbun-umbun
asal kata:
-
Kallā La'in Lam Yantahi Lanasfa`ā Bin-Nāşiyahi
Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (QS 96:15)
sumber: Tanzil Net
نَاصِيَةٍ
umbun-umbun
asal kata:
-
كَٰذِبَةٍ
pendusta
asal kata:
-
خَاطِئَةٍ
salah/durhaka
asal kata:
-
şiyatin Kādhibatin Khāţi'ahin
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. (QS 96:16)
sumber: Tanzil Net
فَلْيَدْعُ
maka hendaklah dia memanggil
asal kata:
-
نَادِيَهُۥ
kaum/golongannya
asal kata:
-
Falyad`u Nādiyah
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), (QS 96:17)
sumber: Tanzil Net
سَنَدْعُ
kelak Kami memanggil
asal kata:
-
ٱلزَّبَانِيَةَ
Zabaniyah
asal kata:
-
Sanad`u Az-Zabāniyaha
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, (QS 96:18)
sumber: Tanzil Net
كَلَّا
sekali-kali
asal kata:
-
لَا
jangan
asal kata:
-
تُطِعْهُ
kamu patuh kepadanya
asal kata:
-
وَٱسْجُدْ
dan sujudlah
asal kata:
-
وَٱقْتَرِب
dan dekatkanlah
asal kata:
-
Kallā Lā Tuţi`hu Wa Asjudqtarib
sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan). (QS 96:19)
sumber: Tanzil Net
Information: Jika terdapat kesalahan penulisan atau makna mohon informasikan ke kami ke laman bugs kami, kami akan secepatnya memperbaikinya, Klik disini untuk menuju halaman bugs